| Aksi Penolakan Tambang Emas, Kader IMM Bima Tewas |
|
|
|
| News - Latest | |
| Written by ann | |
| Saturday, 24 December 2011 11:15 | |
|
IMM Surakarta Turut Berduka (Web-Solo). Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) berduka. Berdasarkan beberapa sumber media massa, salah satu kader IMM Kota Bima, IMMawan Ansari ikut tewas bersama 3 orang lainnya, dan 20 orang terluka akibat tindakan represif yakni penembakan dan pemukulan oleh aparat kepolisian dalam aksi penolakan penambangan emas di Pelabuhan Sape, Lambu, Bima. Ketua Bidang Kader IMM Bima, Irmansyah menyatakan IMM Bima ikut mengadvokasi warga yang melakukan aksi penolakan rencana penambangan emas di Pelabuhan Bima. Bentrok Warga diduga dipicu dari penolakan warga setempat atas tambang emas PT Sumber Mineral Nusantara seluas 24.984 hektar. Warga menolak tambang karena lokasinya berdekatan dengan persawahan dan pemukiman. Warga memblokade jalan selama lima hari sejak 19-24/12. Aparat kepolisian membubarkan massa Pk. 07.00 WITA, melepaskan tembakan Pk. 08.00 WITA, dan melepaskan tembakan peluru tajam Pk. 09.00 WITA. Anggota Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Mustofa juga telah mendapat laporan dari pimpinan IMM Bima. "Pengurus IMM sudah laporan semua, kami sedang menunggu kronologi kejadiannya soal penembakan tersebut," ujar Mustofa, Sabtu (24/12/2011). IMM Surakarta Turut Berduka Sebagai bentuk turut berduka citanya atas tewasnya saudara ikatan, IMMawan Ansari, maka Ikatan Mahasiswa Muhammadiyaah (IMM) Cabang Kota Surakarta mencoba melakukan aksi belasungkawa atas pengorbanannya dalam memperjuangkan nasib rakyat Bima. Maka dengan turunnya berita duka tersebut, maka IMM Surakarta menginstruksikan dan mengajak seluruh kader Ikatan se-Surakarta untuk turut bersama dalam aksi belasungkawa dan menolak segala tindakan represif dari pemerintah dan aparat kepolisian terhadap masyarakat. Aksi akan dilakukan Sabtu (24/12/2011) malam dengan Sholat Ghoib di Poltabes Solo dilanjudkan dengan Refleksi bersama di Pertigaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Minggu (25/12/) di Pertigaan UMS juga akan dilakukan aksi lanjutan hingga seminggu berita tersebut turun, dan segenap 14 komisariat yang berada dibawah IMM Surakarta WAJIB mengerahkan massa dalam aksi tersebut. [B. Keilmuan]
|
|
| Last Updated on Saturday, 24 December 2011 13:46 |